DARI JOKOWI DI SOLO,

pelajaran penting tentang NASIONALISME dan keberpihakan kepada BANGSA SENDIRI dari WALIKOTA yang jelas tidak GANJEN

Kembali Walikota Solo Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi, mengajarakan bagaimana memimpin dengan santun, dengan cara menghargai rakyat yang dipimpinnya, mempercayai rakyatnya berikut apa yang dihasilkan oleh mereka, dan bagaimana membuktikan secara nyata, memberi contoh kasus bagaimana mengimplementasikan secara nyata  jargon Cinta Indonesia, cinta produk anak bangsa.

Wali Kota Surakarta Jokowi dan Wakil Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo (Rudy), mulai hari Selasa ini January, 3 2011 akan menggunakan mobil dinas rakitan para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di wilayah Solo dengan Kiat Motor.

Menggunakan mobil dinas dengan buatan sendiri ini sama saja mencintai produknya sendiri, maka kami juga memakai produksi sendiri. – Joko Widodo, Walikota Solo –

 

Jokowi  memakai mobil yang dirakit oleh SMK Negeri 2 Solo bersama Kiat Motor dan Rudy mendapat jatah dari mobil yang dirakit oleh para pelajar SMK Warga Solo juga bersama Kiat Motor

Mobil yang dirakit oleh para pelajar SMK dengan Kiat Motor, dinamakan KIAT ESEMKA, menggunakan 80 persen komponen lokal dan 20 persen impor, dan dibiayai oleh Menteri Pendidkan dan Kebudayaan M.Nuh.

harga mobil itu dipatok Rp95 juta per unit, dalam skala produksi massal. sementara komponen mobil ini sebagian besar buatan anak-anak SMK yang ada di Solo Raya.

Diharapkan tentu, setelah Jokowi dan Rudy mau memakai mobil rakitan dari anak-anak SMK di Solo Raya, nantinya bisa berkembang dengan baik dan para pejabat lainnya juga mau mengikuti menggunakan mobil ini untuk dinas maupun pribadi.

Apalagi Kepala SMK Negeri 2 Solo Susanto dan Kepala SMK Warga Solo Heru Munandar mengatakan untuk perawatan tidak ada masalah. Mekanik siap 24 jam untuk memberikan pelayanan apabila ada masalah.

Terbukti Indonesia sebenarnya memiliki kemampuan yang luar biasa dan tidak kalah dari bangsa manapun juga, sayang sekali Birokrasi, Mental dan Kecerdasan para Pemimpin Bangsa, para Pengamat Ekonomi, dan orang – orang yang menamakan diri mereka Tokoh Bangsa belum mendukung potensi yang ada di Indonesia ini, mungkin baru Joko Widodo dan Rudi di Solo yang melakukan tindakan nyata.

Sudah seharusnya ini dijadikan momentum untuk berhenti bersikap dan berpola pikir  sebagai Inlander bodoh, yang suka klenik, berjalan bungkuk dan hanya bisa membisikkan kata ‘ ya, tuan’ – sebagaimana stigma yang ditanamkan oleh penjajah Belanda berabad yang lalu

Sudah saatnya, percaya kepada diri sendiri, menyadari bahwa Indonesia adalah bangsa yang kuat dan mampu berdiri diatas kaki sendiri, tidak lagi terlena oleh bisikan klenik yang menina bobokan: kita adalah keturunan bangsa atlantis, yang tentu tanpa dasar kewarasan sama sekali

Sudah saatnya Indonesia  kembali mendayagunakan industri strategis yang jelas mampu di dilakukan oleh 100% anak bangsa, 100% Indonesia.

Walikota Solo Joko Widodo dan Wakilnya Rudy, sudah memberikan contoh, tanpa ragu, dan selayaknya pemimpin daerah lainnya, – yang karena tindakan Jokowi dan Rudy ini, jadi keliatan Ganjen dengan mobil dinas mereka – segera ikut serta menunjukkan Nasionalisme mereka secara nyata juga, dengan jalan apapun juga.

Dan selayaknya Indonesia Berterima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M. Nuh, untuk mendorong dan membiayai project penting ini, dan Tentunya kepada pasangan JokoWi dan Rudy, untuk pelajaran Nasionalisme nya, yang begitu nyata, tanpa tedeng aling – aling.

Wicaksono J, –

sumber: Antara News, KBR, dan lainnya

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s