Berlakoe Serong

19 Desember 1911

Seorang Tionghoa ada poenja bini jang amat dipertjaya. Meskipoen tiap-tiap hari ia bepergian tiadalah si soeami mempoenjai sangka djahat. tetapi kemaren pikiranja berbalik sekali. Ketika ia pergi ke station aken mengoeroes ini dan itoe maka ia lihat si bini berangkat dengen kereta api bersama-sama seorang laki-laki, sobat si soeami.

Maka sampe di roemah si soeami boengkoes barang bininja dan kirim pada orang toeanja. Kemarin sore si bini poelang, tapi kendati ia membikin riboet, tiada diberi pintoe.

Koran Tempo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s