kader pencuri berprestasi tinggi

Di Indonesia ternyata koruptor lah yang punya sistem pengkaderan yang sangat baik, menyeluruh dan melembaga dengan baik, disengaja atau tidak, sistem (pengkaderan) itu, ataukah kader pencuri ini adalah  buah dari sistem birokrasi yang adalah ladang subur untuk tumbuh dan berkembangnya tunas – tunas pencuri uang negara, yang jelas PPATK mengungkap adanya informasi tentang kemungkinan besar adanya koruptor muda dikalangan Pegawai Negeri Sipil, Kawanan Maling yang belum lama mengabdi, dari golongan pegawai yang belum terlalu tinggi, tapi prestasi pencuriannya disinyalir sangat nggegirisi.

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mengungkap rekening miliaran rupiah milik 10 pegawai negeri sipil  muda. PPATK pun sudah melaporkan rekening yang terindikasi korupsi ini.

Menteri Dalam Negeri Gamawan mengatakan, kalau memang PPATK menemukan adanya rekening mencurigakan yang dimiliki PNS muda golongan III atau IV, silakan langsung ditindak.
tetapi Mendagri juga mengimbau agar temuan itu hendaknya tidak dijadikan penilaian untuk menghakimi setiap PNS. Karena bisa jadi ada PNS muda memiliki dana besar karena mendapat warisan orang tuanya. Entah itu hasil jualan kebun atau sawah orang tuanya.

Tapi tentu spektakuler jika seorang Pegawai Negeri Golongan III punya sawah atau jual lahan senilai Ratusan Miliar, akan lebih menguntungkan kalau dia kelola aset itu, hasilnya tentu lebih besar daripada menjadi pegawai negeri, setidaknya tentu lebih mudah lewat jalur polirik daripada karir, karena tentunya dengan memiliki aset sawah senilai ratusan miliar, dia tidak perlu risau akan tunjangan pensiun

lebih jauh lagi informasi yang diungkap oleh PPATK ini sepertinya menjadi fakta yang membenarkan simpang siur informasi yang beredar dimasyarakat, akan adanya setoran bertingkat, dari pelaksana dilapangan, pegawai dengan golongan rendah, hingga ke tingkat lebih tinggi, dengan kata lain para koruptor junior ini memberikan upeti kepada seniornya.

tentu besar sekali harapan dengan adanya informasi dari PPATK ini akan terungkap jaringan sistem pencurian uang negara lebih dalam lagi, yang pada akhirnya berujung kepada harapan akan terselamatkannya uang negara yang didapat dengan susah payah dari hasil memeras rakyatnya sendiri, rakyat yang tidak berbadge KORPRI,

Negara yang memungut pajak tanpa ada imbalan apapun yang dikembalikan kepada rakyat, Negara yang rakyatnya tidak pernah tahu manfaat dari membayar pajak itu, tentu akan semakin sakit hati jika uang itu dicuri

wicaksono j -December 2011

sumber

vivanews.com  republika.co.id  Kompas.com  korantempo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s